Akhirnya Saya Diterima oleh Google Adsense ~ Dee Nutrition's Blog | Deenutritions.com

Sunday, February 11, 2018

Akhirnya Saya Diterima oleh Google Adsense

dee nutrition diterima Adsense


Alhamdulillah… Alhamdulillah… Alhamdulillah… Kata – kata yang saya ucapkan seraya Tuhan mengabulkan permintaan saya. Saya akhirnya resmi menjadi seorang Ads Publisher Google Adsense. Saat itu, Waktu menunjukkan pukul 18:45 WIB, saya telah selesai melaksanakan Sholat Maghrib. Seperti biasanya, sebelum saya membaca Al-Qur’an, saya mengecek semua social media dan email saya siapa tahu ada info-info penting (untuk saya). Saya pun mencoba me-refresh Gmail Apps di Smartphone saya, berharap bahwa review email kedua dari Google Adsense sudah datang. Ternyata benar, email dari Google Adsense tiba. Alangkah terkejutnya ketika saya membukanya, ternyata saya diterima dan resmi menjadi publisher Google Adsense.

I feel ecstatic. Inilah yang saya tunggu – tunggu, setelah saya mendapatkan email dan membacanya, saya langsung memberitahukan kabar baik ini kepada Ibu saya, dan Ibu saya pun bahagia akan capaian saya. Memang di awal saya mencoba untuk Blog, ibu saya tidak setuju dan meremehkan saya bahwa yang saya lakukan adalah sebuah hal yang sia-sia, namun bukan berarti saya menyerah. Ketika itu, saya malah semakin berhasrat untuk bisa menghasilkan uang dari hobi saya nge-blog, dan membuktikan ke ibu saya bahwa saya bisa melakukannya. Semuanya terbayar manis, perjuangan saya terbayarkan dan saya bisa membuktikan semuanya ke ibu saya.

Akhirnya penantian panjang, kesabaran, dan perjuangan tanpa kenal lelah dan menyerah saya terbayarkan. Saya bisa menghasilkan uang dari salah satu hobi saya yaitu menulis. Sejak dahulu saya memang ingin terus mengembangkan bakat saya di blog dan kemampuan menulis saya. Apalagi setelah saya menyelesaikan artikel penelitian saya (yang sangat membuat saya stress), ada satu hal yang saya dapatkan, ternyata kemampuan menulis saya masih jauh dari kata ‘BAIK’. Setelah saya selesai kuliah, saya memutuskan untuk menjadi Blogger lagi dan mulai melatih serta meningkatkan kemampuan menulis saya. Saya memiliki rencana untuk membangun blog saya menjadi sebuah personal blog yang ter-established dan bisa menhasilkan uang dari situ. Sejak saat itu, target saya adalah saya bisa menjadi seorang publisher/pengiklan Google Adsense.

Siapa yang tidak mengenal Google Adsense? Tentunya semua penulis blog (termasuk saya) pasti sudah tahu tentang Google Adsense. Google Adsense adalah layanan dari Google (dan Alphabet Inc.) tentang jasa periklanan di web (blog). Di dunia jasa periklanan web, Google Adsense adalah layanan iklan yang sudah sangat ter-established dengan baik, banyak perusahaan-perusahaan yang mempercayakan produk/jasanya di Google Adsense agar bisa diiklankan di web. Lalu apa yang menarik bagi para penulis Blog mengenai Google Adsense? Blog/website yang dimiliki oleh penulis blog dapat didaftarkan ke layanan Google Adsense untuk dapat mengiklankan iklan – iklan dari perusahaan – perusahaan yang sudah bekerja sama dengan Google Adsense. Ketika blog kita diterima oleh Google Adsense dan mulai bisa memasang iklan, setiap iklan yang di ’klik’ oleh pengunjung(karena mungkin mereka tertarik dengan iklan yang ditampilkan) maka kita akan dapat bayaran dari Google Adsense. Tentunya sangat menarik bukan? Dan itulah yang ingin saya dapatkan, dan akhirnya saya mendapatkannya. 

Perjuangan saya agar blog saya bisa diterima Google Adsense membutuhkan waktu selama 6 Bulan. Semuanya berawal di bulan Agustus 2017. Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, setelah saya selesai melaksanakan tugas akhir (dan tinggal menunggu waktu wisudah di Bulan November 2017), saya mulai aktif lagi menjadi blogger .  Saya ingin membuat sebuah personal blog saya sendiri dan bisa menghasilkan uang dari blog saya. Agustus 2017, saya mulai membuat postingan lagi di blog saya, masih belum banyak karena saya masih harus belajar lagi mengenai Teknik menulis dan meningkatkan kemampuan menulis saya. Saya juga harus belajar mengenai Bahasa HTML/XML untuk bisa mengedit template blog saya agar bisa diterima Google Adsense.

Oh ia, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar blog kita bisa diterima oleh Google Adsense. Peraturan dasarnya (saya mencoba meringkas semua aturan yang saya tahu untuk bisa menjadi publisher Google Adsense)  adalah 1) Usia penulis blog harus lebih dari 18 tahun, 2) Usia blog sudah lebih dari 6 bulan, 3)Memiliki postingan banyak (lebih dari 30 artikel) dan berkualitas 4) Artikel harus original/asli buatan penulis blog 5) Blog haruslah unik dan memiliki tema yang spesifik 6) Blog harus SEO Friendly 7) Blog tidak boleh melanggar ketentuan layanan Blogger  dan Google Adsense (Bisa di cek di web Google Adsense). Ke tujuh hal tersebut sebenarnya adalah hal – hal yang umum yang kalian dapatkan setiap kalian membaca bagaimana persyaratan untuk bisa keterima Google Adsense, namun 

Kembali lagi ke cerita blog saya. Memasuki bulan September 2017, saya mulai meningkatkan jumlah postingan di blog saya. Saya mulai membuat artikel dan menerbitkan artikel di blog saya setiap harinya hingga artikel di blog saya mencapai 100 artikel. Selain itu saya mulai merombak tampilan blog saya agar SEO (Search Engine Optimization) Friendly, dan bisa diterima Google Adsense. Saya membuat tampilan blog yang sesuai dengan tema blog saya yaitu Gizi dan kesehatan (sekarang mungkin ditambah mengenai blogging, dan hobi saya menulis bebas). Saya membuat tampilan blog menjadi minimalis dengan warna dasar hijau dan putih abu-abu. Saya juga membuat tampilan blog dengan navigasi dan widget yang memudahkan pengunjung ketika membaca artikel di blog saya. Untuk lebih serius, saya juga mendaftarkan blog saya menjadi domain TLD (Top Level Domain). Apa itu TLD? Sederhananya (lagi) adalah domain web dengan .com , .id, .org, .edu dan sebagainya. Beberapa artikel yang pernah saya baca juga, dengan penggunaan TLD ini maka akan semakin meningkatkan kesempatan kita untuk bisa diterima oleh Google Adsense.

Setelah semuanya sudah saya perbaiki, akhirnya saya mendaftarkan blog saya ke Google Adsense . Saya pun menunggu satu minggu, dan ternyata saya mendapatkan penolakan karena adalah masalah dengan akun saya. Ternyata kita tidak boleh mempunyai dua akun Google Adsense, hanya boleh satu akun. Dari situ saya pun menghapus semua akun Google Adsense saya dan mulai mendaftarkan lagi. Pada bulan Oktober 2017, saya pun mendaftarkan blog saya dengan akun baru, dan saya harus menunggu selama 3 bulan untuk bisa mendapatkan email balasan dari Google Adsense lagi.

Ada yang bilang setelah kita mendaftarkan diri ke Google Adsense, yang kita harus lakukan adalah bersabar menunggu email dari Google Adsense. Saya juga tidak boleh mengutak – atik template blog saya karena katanya bisa membuat blog kita dikira oleh Google Adsense masih belum siap untuk di review. Walaupun saya tahu tentang info tersebut, saya ternyata tetap terus mengedit template blog saya, mengganti widget serta koding halaman. Saya memiliki sifat yang tidak sabaran dan menerka – nerka kenapa saya belum mendapatkan email balasan dari Google Adsense.

3 bulan saya menunggu untuk bisa mendapatkan email balasan dari Google Adsense, dan akhirnya awal Januari 2018 saya mendapatkan email balasan dari Google Adsense. 1 Januar 2018, saya masih menunggu email dari Google Adsense yang tidak kunjung datang. Disitu semangat saya mulai mengendur dan menurun. Padahal saya dari Oktober – Desember 2017, saya selalu membuka email  saya setiap hari berharap ada email dari Google Adsense. Lalu pada tanggal 03 Januari 2018, akhirnya email Google Adsense pun tiba, dan hasilnya saya di TOLAK.



SAYA DI TOLAK DAN TERUS DI TOLAK

Setelah saya mendapatkan email penolakan dari Google Adsense, saya disuruh untuk memperbaiki blog saya agar bisa didaftarkan kembali. Ternyata blog saya masih ada 3 (tiga) masalah yang harus saya perbaiki. Ringkasan dari tiga masalah tersebut adalah  seperti ini 1) Blog saya kurang unik dan spesifik, Google hanya mau menerima blog dengan niche yang unik dan spesifik serta relevan dengan kondisi saat ini, 2) Tidak boleh memasang  iklan di halaman statis (seperti contact me, about me, disclaimer, privacy policy, terms & conditions, dan sebagainya) dan harus disembunyikan atau tidak ditampilkan, dan 3) Navigasi blog harus memudahkan pengunjung blog untuk diakses, tidak membingungkan dan tidak rumit untuk diakses, widget juga harus sesuai dan tidak berlebihan.

Ketiga masalah diatas membuat blog saya ditolak. Setelah saya mendapatkan email tersebut, saya cukup sedih karena saya ditolak, namun saya sebenarnya sudah tahu bahwa saya akan ditolak karena waktu itu saya bertanya di grup Q&A Google Adsense, ternyata (kalau tidak salah ingat) 95% blog yang mendaftarkan diri ditolak oleh Google Adsense pada awalnya karena banyak hal. Oleh karena info tersebut saya mulai menurunkan ekpektasi saya untuk diterima dan hanya bisa menunggu sampai email dari Google Adsense tiba. Setelah saya dapat penolakan, saya hanya bersedih sebentar dan kemudian bangkit lagi untuk memperbaiki masalah – masalah yang ada di blog saya agar blog saya bisa diterima oleh Google Adsense.

Minggu pertama di bulan Januari 2018, saya benar – benar sibuk untuk memperbaiki template blog saya. Saya merombak template, serta widget, bahkan saya mengganti template saya dengan template lain (namun kembali lagi dengan template lama karena saya sudah tidak mau membangun template blog saya dari awal.) Setelah saya yakin bahwa masalah – masalah yang ada sudah saya atasi, sayapun mendaftarkan kembali ke Google Adsense. Ada info lagi kalau kamu sudah dapatkan email review dari Google Adsense dan kamu mencoba untuk mendaftarkan lagi, maka proses menunggunya tidak selama ketika pertama kali kamu mendaftar. Jadi jika ketika saya pertama kali mendaftar dibutuhkan waktu sekitar 3 bulan untuk dapat email dari Google Adsense, maka selanjutnya hanya butuh 3 – 4 hari. Ternyata hal tersebut benar adanya, selang 3 hari email review dari Google Adsense kembali saya dapatkan dan SAYA DITOLAK lagi dengan masalah yang sama.

Apakah saya menyerah? Tentu saja tidak, saya pernah baca dari Q&A di grup Google Adsense kalau kita tidak boleh menyerah, banyak blogger yang ditolak sangat banyak. Bahkan ada yang ditolak selama 10 kali. Saya sendiri, saya sudah ditolak sekitar 9 kali. 9 kali tolakan dari 10 pendaftaran saya ke Google Adsense. Waktu penolakan ke delapan, saya sebenarnya sudah seperti hilang semangat kalau mungkin saya memang tidak akan diterima oleh Google Adsense. Padahal saya sudah mengutak – atik template blog saya agar bisa sesuai apa yang dimau oleh Google Adsense, tetapi ternyata saya terus mendapatkan penolakan. Setelah itu, saya mendiamkan tidak mengotak – atik blog saya selama 1-2 minggu. Ketika percobaan ke-9 saya mendaftar, saya hanya mengotak – atik sedikit template blog saya dan saya daftar lagi. Hasilnya SAYA DITOLAK lagi, namun ada satu hal yang berbeda dari email PENOLAKAN yang kesembilan. Ternyata di email penolakan yang kesembilan, hanya terdapat satu masalah lagi yang harus saya selesaikan, yaitu poin ke 3 (tadi yang diatas)

Saya pun mengecek kembali blog saya, dan ternyata benar jadi karena saya lupa bahwa ketika kita mengganti template blog kita, maka widget dari template sebelumnya akan tetap ada ketika template terganti, oleh karena itu saya akhirnya menghapus widget – widget yang tidak perlu dan dari template sebelumnya dan saya kembali mendaftarkan diri ke Google Adsense. Gara – gara email penolakan ke-9 , semangat saya akhirnya kembali lagi. Ternyata selama ini saya sudah benar dalam memperbaiki hal – hal/masalah yang diminta Google Adsense untuk diperbaiki .Pendaftaran yang ke-10, semangat saya untuk bisa menjadi publisher Google Adsense kembali dan satu hari setelah saya mendaftarkan diri, kembali lagi ke cerita saya sebelumnya di awal, Waktu itu Maghrib dan saya masih rajin mengecek email saya dan BOOM, email dari Google Adsense yang ke 10 akrhinya tiba di email saya. Jantung saya deg-degan, ada yang berbeda dari isi email yang ke 10 ini. Bagi anda yang masih bingung, jadi ketika anda membukan email – email yang masuk di email anda, pasti akan ada semacam overview/cuplikan berupa beberapa teks dari konten pada email tersebut kan, dan itulah yang terjadi pada saya. Email yang ke-10 ini begitu berbeda, ada kata selamat didalamnya.

Jantung saya berdebar – debar ketika saya mau membukanya, dan ketika saya mengklik email dari Google Adsense tersebut, dan boom… gambar dibawah ini pun muncul… Saya akhirnya diterima oleh Google Adsense…

Saya diterima, setelah 10 kali pendaftaran ke Google Adsense, 9 kali email penolakan dari Google Adsense, dan akhirnya saya diterima oleh Google Adsense di percobaan ke 10 saya… Saya langsung teriak dan sangat senang (sampai saya lupa kalau saat itu adalah Maghrib, untung sore itu sedang hujan jadi tidak begitu kedengaran oleh tetangga lain). Saya sangat bersyukur akhirnya saya bisa mendapatkan salah satu target dan impian saya sejak dulu. Saya akan terus menulis dan menjadi seorang penulis blog yang lebih baik lagi kedepannya. Terimakasih.


Itulah sekilas mengenai cerita saya tentang bagaimana saya berhasil diteirma oleh Google Adsense. Tentunya ini akan membuat saya semakin semangat untuk terus menulis dan membuat artikel yang berkualitas di blog saya. Jika ada yang ingin ditanyakan, silahkan kirim pertanyaan anda melalui kolom komentar yang ada dibawah. Saya akan berusaha untuk membantu anda sebisa saya dari pengalaman – pengalaman yang sudah saya dapat.

Author of Dee Nutrition's Blog
Destio D. Fahrizki
Share:
Location Indonesia

0 Comments:

Post a Comment

Change Language