Dee's Journey: Menyerah itu (Harusnya) Tidak Ada Dalam Kamus Saya ~ Dee Nutrition's Blog | Deenutritions.com

Wednesday, January 17, 2018

Dee's Journey: Menyerah itu (Harusnya) Tidak Ada Dalam Kamus Saya

Dee Nutrition's journal - don't give up


Apakah saya orang yang mudah menyerah? Saya pribadi merasa bahwa saya bukanlah orang yang mudah menyerah. Dulu ketika saya SMA, saya  berlomba dan terus kalah berkali – kali, saya tetap tidak menyerah dan malah lebih giat berlatih (dan berdoa) dan akhirnya bisa menang. Ketika kuliah, saya juga terus berharap untuk bisa mendapatkan nilai bagus dan bisa dapat gelar cum laude ketika saya lulus, pada awal semester saya masih berantakan dalam mengatur jadwal dan beradaptasi dengan dunia perkuliahan (dan merantau), namun pada akhirnya saya bisa mengatasinya dan saya mendapatkan predikat cum laude ketika saya lulus kemarin.

(Oh ia, saya berkuliah di jurusan S1 Ilmu Gizi Universitas Diponegoro dan lulus pada November 2017 kemarin jika anda belum tahu)

Mungkin bersikap realistis dan mudah menyerah itu sering dikatakan sama, padahal menurut saya keduanya berbeda. Saya adalah orang yang realistis, jika dipikiran saya saya tidak bisa mendapatkan atau melakukannya, maka saya akan langsung katakan tidak atau saya langsung tidak ingin melakukannya atau mendapatkannya. Jika analisis saya mengatakan itu adalah hal yang sulit untuk dicapai dan digapai, maka saya akan langsung menyerah. Maksud saya, untuk apa saya bersikap optimis jika pada akhirnya saya tahu bahwa saya tidak akan mendapatkan atau bisa melakukannya? Hal itu hanya buang – buang energi saja bagi saya.

Jika saya mudah menyerah, mungkin saya tidak akan bisa menyelesaikan kuliah saya tepat pada waktunya. Saya mungkin cukup bangga dengan diri saya, saya adalah orang yang sering sakit dan menderita berbagai macam penyakit, namun saya masih bisa lulus dengan masa waktu normal 4 tahun, yang bahkan orang – orang normal dan sehatpun belum bisa mencapainya. Mungkin jika saya mudah menyerah, saya akan menerima keadaan, terus mengeluh dan akhirnya saya terlambat untuk bisa lulus tepat waktu.

Saya memiliki berbagai macam penyakit yang membuat saya mudah untuk menjadi malas. Penyakit – penyakit yang saya derita membuat saya mudah sekali untuk bermalas – malasan seharian dan tidak melakukan kegiatan berarti atau bahkan malah tidak melakukan apa – apa sama sekali. Ketika saya benar – benar malas, saya sangat membenci diri saya, namun saya tidak bisa melakukan apa – apa. Saya akan terus malas sampai saya menemukan suatu cara atau motivasi untuk membuat saya lebih semangat lagi dan bisa kembali aktif untuk melakukan sesuatu. Hal yang sangat gila bukan? Mungkin sebagian dari kalian juga mengalami nasib yang sama dengan saya? Welcome to the club, eh?

Akhir – akhir ini saya terus berpikir apakah doktrin tidak menyerah dalam diri saya ini mulai berkurang atau kendor? Saya terus bertanya akan hal itu karena akhir – akhir ini saya menjaid lebih pesimis dan mudah menyerah. Saya juga masih berusaha untuk melawan kemalasan saya yang terus – menerus menyerang saya dan membuat saya jadi malas dan tidak melakukan apa – apa. Kenapa saya jadi malas – malasan untuk menggapai cita – cita saya?

Saya harus bisa berubah demi diri saya sendiri. tidak akan ada orang yang dapat merubah diri saya jika saya sendirilah yang membuat saya malas. Mungkin kata – kata ini benar “musuh terbesar kita adalah diri kita sendiri.”, kata – kata tersebut terus terngiang dalam pikiran saya. Saya terus mencari cara untuk bisa memperbaiki diri saya agar saya tidak mudah untuk menyerah lagi, tidak malas – malasan dan tetap semangat dalam menggapai dan melakukan apa yang saya inginkan dan lakukan. Saya HARUS BERUBAH DAN MENJADI LEBIH BAIK LAGI. DOAKAN SAYA.  


Sekian untuk artikel kali ini, Jika ada komentar, sanggahan, kritik, ataupun saran, silahkan kirimkan melalui boks komentar yang ada dibawah. Jangan lupa subscribe melalui email dan like fans page kami. Jika artikel ini membantu, share artikel ini ke sosial media kalian dengan cara mengklik ikon social media yang ada dibawah untuk membantu blog ini Sekian dan Terimakasih

Author of Dee Nutrition's Blog
Share:
Location Indonesia

0 Comments:

Post a Comment

Change Language