Sebelum Tahun Baru 2018, Mari Review Pencapaian Tahun 2017 ~ Dee Nutrition's Blog | Deenutritions.com

Sabtu, 30 Desember 2017

Sebelum Tahun Baru 2018, Mari Review Pencapaian Tahun 2017

goals 2017

Happy New Year 2018 Everyone, Selamat Tahun Baru 2018 semuanya, sebentar lagi tahun baru bukan? Semoga di tahun yang baru nanti kita semua menjadi lebih baik lagi. Apa yang anda lakukan ketika tahun baru tiba? Apakah anda senang dengan tahun baru? Apakah anda menuliskan target – target anda untuk setiap tahun baru yang akan tiba? Jika ia, mungkin kita memiliki hal yang sama. Sebentar lagi adalah tahun baru, tahun 2018 akan segera datang dan menggantikan tahun 2017. Pasti banyak dari kalian yang menginginkan sesuatu di tahun 2018 bukan? Begitupun dengan saya, terdapat banyak hal yang ingin saya lakukan dan dapatkan di tahun 2018 ini.

Rasanya aneh jika kita membahas tahun baru 2018 tanpa merefleksikan diri ke tahun sebelumnya, oleh karena itu sebelum tahun 2017 selesai, saya ingin me-review target – target apa saja yang saya dapatkan di tahun 2017 ini. Setiap tahunnya saya selalu menuliskan baik itu di laptop, di smartphone pribadi, ataupun di buku jurnal saya. Sebagian besar ada yang tercapai, dan hanya sebagian kecil yang belum bisa saya capai ketika saya membuat target atau goal – goal saya setiap tahunnya.

Target – Target Tahun 2017

Ketika saya menuliskannya di akhir tahun 2016, saya menuliskan beberapa target – target yang ingin saya capai dan dapatkan di tahun 2017. Dibawah ini merupakan target – target tahun 2017, bisa dibilang target – target yang ingin saya capai di 2017 ini hampir sama dengan target 5 tahun saya yang saya buat ketika saya masuk kuliah dulu.

Lulus dengan IPK diatas 3.5 dan Predikat Cumlaude

Seperti yang sudah dibilang, target – target di tahun 2017 itu kebanyakan adalah target – target dari target jangka menengah 5 tahun yang saya buat ketika saya masuk kuliah dulu. Satu hal yang selalu saya pantau adalah nilai dan IPK akademik saya. Sejak awal saya kuliah, target saya adalah mendapatkan IPK diatas  3.5 dan predikat Cumlaude saat lulus. Saya sangat bersyukur saya bisa mendapatkan IPK akhir diatas 3.5 dan mendapatkan predikat Cumlaude setelah lulus dari Jurusan Ilmu Gizi Universitas Diponegoro (Undip) kemarin.

Banyak orang bilang bahwa nilai IPK itu tidak terlalu penting, yang penting adalah pembentukan karakter dan aktif dalam berorganisasi. Hmm…Menurut saya nilai IPK itu tak kalah penting juga. Jika IPK kita terlalu rendah maka kita harus mengulang mata kuliah agar nilai kita bisa naik dan memenuhi syarat lulus dan imbasnya akan memperlama masa studi kuliah kita, bahkan lebih parahya lagi kita bisa di  Drop Out. Nilai IPK juga disyaratkan jika kita ingin daftar kerja, dan ada syarat minimalnya. Jadi IPK menurut saya adalah hal yang sangat penting. Selain itu saya juga seorang mahasiswa perantauan dan untuk apa saya kuliah jauh – jauh jika saya hanya menjadi seorang yang biasa – biasa saja, dan tidak ada apa – apa yang membanggakan  untuk orangtua dan keluarga saya ketika saya kuliah jauh dari kampung halaman saya.

Saya tentu saja memikirkan prestasi akademik saya, dan karena saya tidak ikut lomba – lomba lagi jadinya hal  yang bisa saya lakukan untuk meningkatkan prestasi akademik saya adalah melalui nilai IPK. Saya juga pernah mengikuti seminar – seminar dan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan saya, serta lomba – lomba baik lomba karya tulis ataupun lomba poster namun ya masih belum beruntung, tetapi setidaknya saya mencoba.

Tetapi jangan salah, walaupun saya sangat fokus dengan akademik saya bukan berarti kegiatan non – akademik saya tidak saya pikirkan. Saya cukup banyak mengikuti organisasi kampus seperti Himpunan Mahasiswa Ilmu Gizi selama 2 tahun dan juga Lembaga Pers Fakultas Kedokteran Undip selama 1 tahun.

Lulus dengan Masa Studi 3.5 – 4 Tahun

Untuk target yang kedua ini sebenarnya saya turunkan. Target awal saya ketika saya membuat target jangka menengah 5 tahun adalah saya bisa lulus dengan predikat Cumlaude dan masa studi 3.5 tahun, namun ternyata Tuhan berkehendak lain dan saya juga tidak sanggup. Banyak kendala yang saya alami ketika saya mencoba untuk mengejar target 3.5 tahun. Kendala yang saya alami utamanya adalah dari segi kesehatan.

Entah apa yang terjadi dengan saya dan tubuh saya, setiap saya melakukan kegiatan besar dan lama pasti setelah selesai kegiatan tersebut, saya langsung jatuh sakit. Ada saja saya terkena sakit setelah saya melakukan sebuah kegiatan besar, apakah saya terlalu memaksakan diri dan berakhir tepar lalu terkena penyakit? Entahlah, saya masih belum mendapatkan jawabannya sampai sekarang. Mungkin hikmah yang bisa saya ambil dari sini adalah untuk tidak terus – terusan memaksakan diri, jangan lupa bersenang – senang dan jangan lupa untuk makan tiga kali sehari karena hal – hal tadi adalah hal – hal yang sering saya lupakan ketika saya memaksakan diri saya untuk menyelesaikan sesuatu.

Setelah kendala – kendala yang saya hadapi, saya merendahkan target saya menajdi 3.75 tahun namun ternyata masih belum bisa sampai pada akhirnya saya baru bisa selesai kuliah terhitung 3 tahun 11 bulan. Ya mungkin ini sudah takdirnya, dan sisi positif yang bisa saya ambil adalah saya masih lulus di kitaran 3 tahun-an (agak maksa ya… :’D) dan dibawah 4 tahun. Saya tetap bersyukur akan hal itu.

Mendapatkan IP 4 di Satu atau Beberapa Semester

Mungkin saya terlalu percaya diri dan belum sadar bahwa kuliah itu jauh lebih sulit dan lebih padat dibandingkan waktu sekolah di SMA dulu. Saya diawal – awal kuliah masih optimis untuk bisa mendapatkan IP yang tinggi dan yakin bisa dapat IP 4. Saya begitu naif dan terlalu berkekspektasi tinggi, dan hasilnya semester 1 – 4 saya berakhir dengan IP dikisaran 3 – 3.5. setelah itu saya tetap berharap namun tidak terlalu tinggi, hasilnya di semester 5 IP saya naik menjadi 3.79 dan di 3 semester akhir IP saya semunya 4.

Satu hal yang menarik dari cerita yang saya miliki adalah ketika di semester 6. Semester 6 menurut saya adalah semester yang sangat padat karena banyak sekali tugas, presentasi, laporan, kerja kelompok, praktikum, ambil data lapangan, dan persiapan proposal penelitian untuk tugas akhir dan agar bisa lulus. Selain itu saya mengambil 24 sks di semester 6 itu, yang tentunya  membuat saya khawatir IP saya akan jatuh dibawah 3.5 lagi, saya juga masih aktif di organisasi himpunan jurusan dan organisasi fakultas.

Semester 6 saya sudah pasrah jika nilai saya tidak begitu tinggi, namun ending-nya saya malah mendapatkan IP 4 di semester yang menurut saya semester paling padat yang pernah saya jalani, lalu setelah itu semester – semester berikutnya saya terus mendapatkan IP 4 sampai saya lulus. Hal ini tentunya mempengaruhi IPK akhir saya dan saya bisa mendapatkan predikat Cumlaude saat saya lulus dulu dan saya bahagia dengan pencapaian ini.

Aktif Blogging lagi dan membuat Personal Blog

Saya sudah mengenal Blog sejak saya di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan ketika saya di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), saya memutuskan untuk membuat blog saya sendiri. Bisa dibilang saya masih kurang serius waktu itu dan blog saya masih kurang terurus.

Awal kuliah pun juga begitu, saya ingin membuat sebuah personal brand milik saya sendiri (ceritanya ada dibawah) yaitu Dee Nutrition. Setelah saya memutuskan untuk membuat personal brand saya memutuskan untuk membuat sebuah personal blog dengan nama yang sama yaitu Dee Nutrition pada tahun 2014 kemarin. Selesai membuat sebuah blog, ternyata blog saya masih belum terurus dengan benar dan saya masih belum bisa konsisten untuk posting di blog saya. Akhirnya saya tidak aktif untuk Blogging sampai pada akhir 2016 dan merencanakan lagi dari awal agar blog saya bisa terurus dengan baik dan saya bisa konsisten Blogging  lagi dan semua itu pada Agustus 2017 tercapai. Saya aktif menulis di blog lagi dan menjadi lebih serius lagi. Saya membeli top level domain (dotcom), memperindah dan memper-simple tampilan blog saya, mulai belajar Search Engine Optimization (SEO) lagi, dan mencoba peruntungan menjadi publisher Google Adsense. Semoga seterusnya saya bisa konsisten dan lebih serius lagi dalam Blogging dan membuat brand milik saya Dee Nutrition jadi lebih terkenal.

Memperkenalkan Personal Brand

Ini mungkin cita – cita saya yang dari dulu saya ingin lakukan namun belum kesampaian dan saya masih belum bisa terlalu serius dengan ini. Sejak saya di SMA dulu, saya ingin membuat sebuah personal brand sendiri. waktu di SMA dulu saya bercita – cita ingin memiliki personal brand dan personal blog sendiri, namun ternyata belum kesampaian.

Progress yang saya lakukan untuk memperkenalkan personal brand saya terhitung lambat dan lama. Jujur, satu hal yang membuat saya tidak dapat mempercepatnya adalah factor kemalasan saya yang begitu tinggi. Ketika saya sudah malas dan benar – benar malas, sangat sulit bagi saya untuk bisa melakukan sesuatu dengan serius dan akhirnya mengakibatkan sebagian target – target saya belum tercapai dan salah satunya adalah personal brand ini.

Saya sudah membuat personal brand saya bernama Dee Nutrition. Saat ini, saya sudah lulus dan target target ini masuk ke target tahun depan yang benar – benar ingin saya capai dan wujudkan. Semoga tahun depan saya bisa lebih memperkenalkan personal brand saya lebih baik lagi, sukses dan bisa di kenal banyak orang.

Itu adalah target – target di tahun 2017 yang saya capai tahun ini,bagaimana dengan anda sendiri? apakah anda memiliki target – target yang anda buat untuk tahun 2017 ini? Apakah tercapai semua? Atau ada yang tidak tercapai? Ceritakan cerita anda sendiri melalui kolom komentar yang ada dibawah. Jika ada komentar, pertanyaan, kritik ataupun saran, silahkan kirim juga melalui kolom komentar yang ada dibawah.
Jangan lupa like fanspage Dee Nutrition’s Blog di Facebook dan subscribe melalui email. Share post ini melalui social media yang anda punya jika berkenan. Sekian dan Terimakasih.
Share:

0 Comments:

Posting Komentar

Change Language