Sangat Mudah Menjadi Gemuk Di Jaman Sekarang ~ Dee Nutrition's Blog | Deenutritions.com

Thursday, November 23, 2017

Sangat Mudah Menjadi Gemuk Di Jaman Sekarang




Perkembangan zaman dan teknologi semakin maju dan mempengaruhi semua sector salahsatunya adalah pola hidup dan pola makan sehari – hari. Tanpa disadari, zaman yang semakin berkembang dan teknologi yang semakin maju ternyata berdampak pada berat badan kita. Sekarang ini sangat mudah bagi kita untuk menjadi gemuk, banyak hal yang mengakibatkan kita untuk bisa menjadi gemuk dengan cepat.

Pola makan yang salah dengan konsumsi makanan tinggi energi secara berlebihan, ditambah dengan pola hidup sedentary yang tinggi dan rendahnya aktivitas fisik maka akan semakin meningkatkan risiko kita untuk menjadi gemuk. Ketika konsumsi makanan dan asupan energi berlebihan dan tidak digunakan oleh tubuh karena aktivitas fisik yang kurang, kelebihan asupan energi dalam tubuh akan disimpan dalam bentuk timbunan lemak.

Ketika energi dari asupan makanan yang masuk ke tubuh berlebihan dan tidak dikeluarkan, otak akan memberikan perintah untuk menyimpan energi tersebut menjadi cadangan energi dalam bentuk jaringan – jaringan lemak di beberapa bagian tubuh. Kejadian ini dinamakan dengan Keseimbangan energi positif. Keseimbangan energi positif merupakan keseimbangan energi dimana energi yang masuk dari asupan makanan lebih besar dibandingkan energi yang keluar.


Jika pola makan dan aktivitas fisiknya terus berlanjut, maka sudah pasti bahwa berat badan seseorang akan bertambah dan akan terkena kegemukan dikarekana keseimbangan energi positif terus terjadi. Perlu adanya perubahan pola hidup dan pola makan untuk dapat menjaga dan mencegah seseorang agar tidak terkena kegemukan atau bagi yang ingin menurunkan berat badannya.

Beberapa hal di bawah ini merupakan hal - hal yang dapat menjelaskan kenapa zaman sekarang ini sangatlah mudah untuk menjadi gemuk

1.      Asupan Energi yang Berlebihan



Zaman sekarang ini sangat mudah untuk menemukan makanan tinggi energi. Fastfood, junkfood, dan minuman instan merupakan salah satu jenis makanan dan minuman tinggi energi. Karakteristik Fastfood dan junkfood adalah makanan – makanan tersebut memiliki kandungan energi, lemak dan natrium yang tinggi namun rendah zat gizi lainnya. Lemak dan natrium memiliki peranan yang membuat fast food dan junk food digemari karena rasanya yang enak di mulut, namun tentunya ketika makanan tinggi energi itu dikonsumsi secara berlebihan maka dampaknya adalah meningkatnya risiko terkena kegemukan, dyslipidemia(tingginya profil lemak darah, kolesterol, serta LDL sang lemak jahat dan rendahnya HDL sang lemak baik) serta berisiko terkena penyakit kardiovaskuler seperti tekanan darah tinggi atau penyakit jantung.


Energi yang dikonsumsi secara berlebihan akan menyebabkan keseimbangan energi positif dimana energi yang berlebih tersebut kemudian disimpan tubuh dalam bentuk timbunan lemak dan meningkatkan berat badan. Natrium jika dikonsumsi secara berlebihan maka akan dapat menyebabkan kejadian tekanan darah tinggi atau hipertensi. Orang – orang yang mengonsumsi makanan seperti fast food dan junk food cenderung akan mengonsumsi asupan energi dan natrium yang tinggi sehingga kemungkinan besar dapat menyebabkan kegemukan dan tekanan darah tinggi.


Dibutuhkan pengaturan pola makan untuk dapat menjaga berat badan jika tidak ingin menjadi gemuk atau ingin menurunkan berat badan. Pembatasan makanan tinggi kalori diperlukan untuk menjaga agar tubuh tidak mengalami keseimbangan energi positif. Kita harus mengenali jenis – jenis makanan apa saja yang memiliki kandungan energi yang tinggi sehingga kita dapat tahu dan menyadari bahwa makanan tersebut adalah makanan tinggi energi dan kita dapat membatasi atau bahkan menghidari dan mencari alternative makanan lain yang memiliki kandungan energi yang tidak terlalu tinggi. Selain itu konsumsi buah dan sayur dibutuhkan untuk mencukupi kebutuhan serat seseorang, serat jika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup dapat membantu pengaturan pola makan seperti membuat kita cepat kenyang ketika makan dan dapat menurunkan lemak tubuh.


2.      Aktivitas Fisik yang Semakin Rendah



Menurut data penelitian WHO, terjadi penurunan aktivitas fisik anak – anak muda dari tahun ke tahun. Penurunan aktivitas fisik dapat meningkatkan kejadian kegemukan pada seseorang. Aktivitas fisik dapat membantu dalam keseimbangan energi. Ketika kita beraktivitas fisik makan tubuh akan mengeluarkan energi yang ada di tubuh, ini dapat membantu tubuh untuk mengeluarkan energi yang sudah masuk dari makanan sehingga tubuh tidak mengalami keseimbangan energi positif dan tidak ada energi yang berlebih yang dijadikan sebagai timbunan lemak tubuh sebagai cadangan energi.


Peningkatan aktivitas fisik perlu dilakukan selain melakukan pengaturan pola makan. rekomendasi aktivitas fisik yang perlu dilakukan oleh seseorang adalah selama 60 menit setiap hari dengan intensitas olahraga ringan dan sedang atau 2,5 jam setiap minggunya. Aktivitas fisik dan olahraga secara rutin selain dapat menurunkan dan menjaga berat badan, juga akan membuat badan kita menjadi lebih bugar dan dapat terhindar dari penyakit – penyakit kardiovaskuler.


3.      Pola Hidup Sedentary



Dampak buruk dari teknologi yang semakin maju adalah  membuat kita semakin malas untuk bergerak atau melakukan aktivitas fisik. Jujur saja, tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi memberikan dampak tersebut. Banyak aktivitas – aktivitas yang dihasilkan dari teknologi yang semakin maju yang membuat kita semakin malas untuk bergerak. Sebut saja bermain video games, bermain komputer, bersosial media atau bahkan menggunakan kendaraan walau jarak tempuh dekat merupakan beberapa kegiatan yang membuat aktivitas fisik kita berkurang karena kegiatan – kegiatan tersebut akan menyita waktu kita dan membuat kita malas untuk bergerak.



Kegiatan sedentary tersebut tentunya akan berpengaruh besar dengan kejadian kegemukan, karena semakin tinggi dan banyak kegiatan sedenter kita maka akan semakin menurun aktivitas fisik kita, ditambah dengan konsumsi makanan tinggi energi yang berlebihan maka dapat dipastikan bahwa akan sangat mudah untuk menjadi gemuk. Kegiatan sedenter juga mempunyai kaitan dengan konsumsi snack tinggi energi. Kegiatan seperti bermain games atau computer atau ber social media di dunia maya akan membuat kita cenderung mengonsumsi snack atau makanan tinggi energi.

Kurangilah kegiatan sedenter anda dari sekarang, rekomendasi maksimal untuk melakukan kegiatan sedenter adalah 2 jam hingga 4 jam dalam sehari. Gantilah kegiatan – kegiatan sedenter anda dengan aktivitas fisik atau berolahraga secara rutin untuk dapat menjaga keseimbangan energi.

4.      Konsumsi Buah Dan Sayur




Selain ketiga hal diatas, ternyata konsumsi buah dan sayur juga kian menurun. orang – orang mulai lebih memilih makanan seperti fastood, junk food dan produk instan yang tinggi energi dan lemak namun rendah zat gizi lain dan kurang konsumsi buah dan sayur. Padahal buah dan sayur merupakan salah satu sumber mikro nutrient seperti vitamin dan mineral yang penting bagi kesehatan. Buah dan sayur merupakan sumber serat utama diantara jenis makanan lainnya, karena serat utamanya banyak terdapat di pangan tumbuhan. Serat dalam kaitannya dengan pengaturan pola makan adalah serat membantu kita merasa cepat kenyang sehingga kita tidak makan secara berlebihan, serat juga membantu dalam mengeluarkan lemak tubuh sehingga dapat menjaga berat badan.

Bagaimana ? apakah anda melakukan hal – hal yang disebutkan diatas ? maka bersiap – siaplah untuk menerima konsekuensinya dan menjadi gemuk atau bahkan terkena penyakit – penyakit yang dapat membahayakan kesehatan dan nyawa anda. Ubahlah pola hidup dan pola makan anda, karena hanya anda yang dapat mengubahnya untuk menjadi lebih baik, untuk dapat hidup lebih sehat



Sekian untuk artikel kali ini, jika ada yang ditanyakan jangan sungkan – sungkan untuk bertanya di kolom komentar yang ada di bawah. Jangan lupa subscribe melalui email dan like fans page kami untuk mendapatkan informasi – informasi baru dari Dee Nutritions Blog. Sekian dan Terimakasih.

Share:

0 Comments:

Post a Comment

Change Language