Perjalanan Menggapai Cita – Cita Terus Berlanjut ~ Dee Nutrition's Blog | Deenutritions.com

Saturday, November 11, 2017

Perjalanan Menggapai Cita – Cita Terus Berlanjut


Akhirnya saya di wisuda dan telah menjadi seorang Sarjana di bidang Ilmu Gizi. Selama 4 tahun lamanya (3 tahun 11 bulan tepatnya) saya menempuh masa kuliah, melalui berbagai macam rintangan, tugas, dan berbagai macam masalah lainnya ketika saya kuliah. Akhirnya semuanya selesai, akhirnya fase pertama saya dalam meraih mimpi telah saya lewati dan perjalanan meraih mimpi saya terus berlanjut.

Sebelum saya masuk kuliah, saya sudah menetapkan target - target yang harus saya dapatkan ketika saya kuliah nanti. Ada target yang berhasil saya capai dan ada pula yang gagal saya capai. Dibawah ini merupakan beberapa target yang tercapai ketika saya kuliah, yaitu:

1. Berhasil Menyelesaikan Kuliah Selama 4 Tahun



Saya merupakan seorang mahasiswa yang biasa – biasa saja, saya tidak terlalu menonjol ketika saya kuliah. Dibandingkan ketika SMA dulu, ketika saya kuliah saya lebih memusatkan diri untuk bisa lulus ‘normal’ maksimal 4 tahun dan mendapatkan nilai IP dan IPK setinggi – tingginya sebisa saya. Walaupun begitu bukan berarti saya tidak memiliki kegiatan lainnya ketika saya di kampus. Saya tetap ikut menjadi anggota Himpunan Mahasiswa Ilmu Gizi di tingkat Prodi, saya berada di divisi Informasi dan Komunikasi (Infokom) yang mengurusi segala hal berbau media dan informasi. Saya tidak pintar desain, namun saya bisa desain karena saya merupakan anak komputer. Saya bisa desain vector seperti membuat sticker, poster, leaflet, brosur, booklet dan semacamnya. Saya juga bisa videografi dan editing video dan audio, serta memiliki basis pengetahuan mengenai Bahasa pemrograman android dan HTML/XML.  

Selama kurun waktu 2 tahun ikut organisasi saya terus mengasah kemampuan saya. Ketika kuliah juga saya sering ikut kepanitiaan dan bisa di tebak ketika masuk ke kepanitiaan saya masuk ke divisi dokumentasi dan media (karena hal tersebut adalah hal yang saya bisa lakukan dengan baik). Ketika saya kuliah juga saya pernah ikut Lembaga pers fakultas kedokteran Undip bernama Impuls dan dari sana saya dipacu untuk bisa belajar lebih mengenai dasar – dasar pengelolaan website serta pemrograman HTML/XML. Jika dibilang masa kuliah saya biasa – biasa juga, mungkin bisa dianggap bisa namun bukan berarti saya adalah seorang mahasiswa yang hanya memikirkan belajar tanpa mengasah kemampuan soft skill saya (karena soft skill juga sangat dibutuhkan ketika saya bekerja nanti)



Ketika Kuliah saya juga pernah menjadi asisten dosen laboratorium pada pelajaran PSG (Penentuan/Penilaian Status Gizi) pada tahun terakhir saya kuliah. Saya menyambi melaksanakan penelitian dan menyelesaikan tugas akhir saya sembari menjadi asisten laboratorium. Saya melakukan hal tersebut karena saya ingin tetap aktif sehingga saya bisa tetap semangat dalam melaksanakan penelitian saya dan menyelesaikan karya tulis ilmiah untuk tugas akhir saya. Banyak hal yang saya dapatkan ketika saya menjadi seorang asisten dan tentunya pengalaman tersebut membuat saya jadi semakin ingin menjadi dosen yang memang merupakan cita – cita saya sejak dulu ingin menjadi guru.

2. Mendapatkan Predikat Cum Laude




Mendapatkan predikat cumlaude adalah salah satu target yang ingin saya capai ketika saya masuk kuliah dulu. Mendapatkan predikat cum laude adalah suatu kebanggaan tersendiri bagi saya. Ini menandakan bahwa saya benar – benar bekerja keras dan bertanggung jawab dengan kuliah saya yang membuat saya bisa lulus dengan predikat cum laude. Sebenarnya saya juga mengharapakn bisa mendapatkan predikat mahasiswa terbaik jurusan saya, namun itu tidak terlaksana karena ternyata saingan – saingan saya sangat banyak dan awal – awal semester waktu itu saya tidak fokus dan memiliki masalah dalam belajar yang membuat nilai IP saya ketika awal – awal kuliah tidaklah begitu bagus dan menyenangkan untuk dilihat.

Setelah awal – awal kuliah yang tidak terlalu memuaskan, tentu saja saya mulai merubah strategi saya dan mulai lebih serius dengan kuliah saya. Saya tidak ingin mengecewakan ibu saya yang ada di kampung halaman dan harus membanggakannya oleh karena itu saya harus serius dalam berkuliah.
Mulai dari semester 3 dan 4, ketekunan dan keseriusan saya mulai membuahkan hasil dan saya bisa mendapatkan IP diatas 3.25 di semester 3 dan IP diatas 3.5 di semester 4. Tentu saja saya sangat senang ketika saya mendapatkan IP yang besar dan akhirnya IPK saya terus naik. Saya kemudian terus belajar dengan giat dan rajin dan akhirnya saya bisa mendapatkan IP 4.

3. Mendapatkan IP 4 di Semester 6 yang Paling Berkesan




Mendapatkan IP 4 saya adalah target lain saya yang saya inginkan ketika saya kuliah. Cerita saya mendapatkan IP 4 saya ketika semester 6 benar – benar tidak bisa saya duga. Hal ini dikarenakan ketika semester 6 saya mengambil full 24 sks pada semester tersebut dan banyak praktik, tugas ambil data di lapangan, dan tugas – tugas laporan serta presentasi yang harus saya ikuti dan selesaikan. Saya tidak menyangkan saya bisa mendapatkan IP 4 di semester 6 karena memang sulit, namun ternyata kenyataanya saya bisa. Satu hal yang saya pelajari dari sini adalah jika saya benar- benar serius, rajin belajar dan menyiapkan segala sesuatunya dengan matang maka saya bisa mendapatkan apa yang saya inginkan. Setelah semester 6 dan lanjut ke semester 7 dan 8 saya juga mendapatkan IP 4 dan akhirnya membuat saya bisa mendapatkan predikat Cum Laude.

4. Melakukan Penelitian yang Anti-Mainstream




Target ini benar – benar tidak terduga dan saya tidak menyangka bahwa saya bisa mewujudkannya. Saya melakukan penelitian yang berbeda dan baru saya saja yang melakukannya di prodi, universitas, bahkan mungkin se-Indonesia. Dosen saya dan teman sesama dosen pembimbing tahu saya bahwa saya bisa membuat media dan bisa membuat game. Akhirnya dosen saya mempersuasikan saya untuk melakukan penelitian yaitu membuat media game dan leaflet untuk dapat meningkatkan tingkat pengetahuan dan sikap gizi pada remaja obesitas di Kota Semarang.

Empat target diatas adalah beberapa target yang saya dapatkan ketika saya kuliah selama 4 tahun di program studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Saya merasa bangga dengan berbagai pencapaian dan target yang saya dapatkan dan wujudkan. Tentunya ini adalah kebanggan untuk diri sendiri dan keluarga saya terutama ibu saya yang selalu mendukung saya dan membantu saya agar saya bisa seperti sekarang, lulus.



"Perjalanan meraih cita - cita saya terus berlanjut dan saya akan terus maju"


Perjalanan saya akan terus berlanjut. Sebuah perjalanan untuk menggapai cita – cita yang saya inginkan sejak dulu. Perjalanan saya berikutnya adalah melanjutkan studi S2 (Master) di Universitas di Luar Negeri dengan menggunakan beasiswa penuh. Memang akan sulit dan banyak tantangan untuk bisa berkuliah di luar negeri dengan menggunakan beasiswa, namun bukan berarti hal tersebut adalah sesuatu yang mustahil. Jika terdapat kerja keras, kesungguhan, keberanian, ketekunan, serta doa maka tidak ada yang tidak mungkin. Semuanya akan terbayar jika kita serius untuk bisa mendapatkan apa yang kita inginkan. Saya akan terus belajar dan mengasah kemampuan saya sehingga saya bisa mendapatkan beasiswa dan berkesampatan kuliah di luar negeri. Bisa berkuliah dan hidup di luar negeri adalah salah satu keinginan saya yang saya inginkan sejak saya kecil. Saya akan bersungguh – sungguh dan belajar dengan giat dan rajin sampai saya bisa mendapatkan beasiswa dan berkuliah di luar negeri. Saya tidak akan menyerah dan terus berjuang.


Bagaimana dengan anda ? apakah anda juga sama seperti saya ingin melanjutkan kuliah ke jenjang selanjutnya ? atau anda ingin bekerja ? Semua pilihan ada pada diri anda. Ceritakan cerita atau pengalaman anda sendiri melalui kolom komentar yang ada dibawah. Jika ada pertanyaan, kritik ataupun saran dapat anda kirimkan melalui kolom komentar juga. Jangan lupa subscribe dan like fans page Dee Nutrition’s Blog. Sekian dan Terimakasih.


Author of Dee Nutrition’s Blog
Destio D. Fahrizki 
Share:
Location Indonesia

0 Comments:

Post a Comment

Change Language