Mengenal Tumpeng Gizi Seimbang Sang Pengganti 4 Sehat 5 Sempurna ~ Dee Nutrition's Blog | Deenutritions.com

Selasa, 17 Oktober 2017

Mengenal Tumpeng Gizi Seimbang Sang Pengganti 4 Sehat 5 Sempurna


Sumber : Dinas Kesehatan Republik Indonesia



“Mana yang Lebih Anda Kenal, Tumpeng Gizi Seimbang (TGS) atau 4 Sehat 5 Sempurna (4S5S) ?”




Apakah Anda tahu tentang Tumpeng Gizi Seimbang ? Mana yang lebih anda kenal ? Tumpeng Gizi Seimbang atau 4 Sehat 5 Sempurna (4S5S). Sampai saat ini masih banyak orang yang belum mengetahui tentang Pedomana Tumpeng Gizi Seimbang sebagai Pedoman Makan terbaru yang menggantikan 4 Sehat 5 Sempurna (4S5S). Jika ditanya ke banyak orang Indonesia, apakah mereka lebih mengenal Tumpeng Gizi Seimbang atau 4 Sehat 5 Sempurna (4S5S), sudah pasti jawabannya adalah pedoman makan 4 Sehat 5 Sempurna (4S5S). Banyak masyarakat Indonesia masih belum mengetahui bahwa konsep pedoman makan terbaru saat ini adalah Tumpeng Gizi Seimbang, banyak masyarakat umum menganggap pedoman makan 4 sehat 5 sempurna masih bisa digunakan, padahal 4 sehat 5 sempurna merupakan konsep pedoman lama dan terbilang ‘tidak relevan’ dan digantikan dengan Gizi Seimbang.


-          4 Sehat 5 Sempurna (4S5S) yang Sudah Tidak Lagi Relevan



Pedoman 4 sehat 5 sempurna (4S5S)sudah tidak dikatakan relevan dan perlu diperbarui seja awal 1990-an. Kemudian Pedoman 4S5S digantikan dengan yang lebih jelas dan lebih rinci yaitu Pedoman Gizi Seimbang (PGS). 4S5S dikatakan sudah tidak sesuai karena menggunakan dasar ilmu gizi lama dan tidak sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan saat ini.



“Pedoman 4S5S menggunakan ilmu pengetahuan yang sudah tidak lagi relevan di zaman sekarang”

 


Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan RI akhirnya mengganti 4S5S dan menyusun pedoman gizi baru yang diberi nama Pedoman Gizi Seimbang (PGS). Pedoman Gizi Seimbang (PGS) kemudian ditetapkan sebagai pedoman utama masyarakat Indonesia dan terus dikembangkan agar dapat lebih mudah dimengerti dan diterima oleh masyarakat Indonesia serta dapat menggantikan 4 Sehat 5 Sempurna.


-          Pedoman Gizi Seimbang Dan Tumpeng Gizi Seimbang (TGS)



Secara sederhana, Pedoman Gizi Seimbang (PGS) merupakan pedoman yang tujuannya adalah untuk membantu masyarakat Indonesia memenuhi kebutuhan gizi hariannya dan menjaga status gizinya dengan cara – cara yang tentunya baik dan benar yang telah dijelaskan dalam PGS. Gizi seimbang sendiri berarti  susunan makanan sehari – hari yang mengandung berbagai macam zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, serta memperhatikan prinsip keanekaragaman atau variasi makanan, aktivitas fisik, kebersihan dan berat badan Ideal.


Pedoman gizi seimbang memiliki beberapa prinsip didalamnya yang terdapat dalam bentuk pesan – pesan gizi seimbang, yaitu:


1.     Makanlah beraneka ragam bahan makanan
2. Makanlah makanan untuk memenuhi kecukupan energi
3.  Makanlah makanan sumber karbohidrat, setengah dari kebutuhan energi
4.    Batasi konsumsi lemak dan minyak sampai seperempat dari kecukupan energi
5.     Gunakan garam beryodium
6.     Makanlah makanan sumber zat besi
7.    Berikan ASI saja pada bayi sampai umur 6 bulan dan tambahkan MP-ASI sesudahnya
8.     Biasakan makan pagi
9.      Minumlah air bersih, aman yang cukup jumlahnya
10.   Lakukan aktivitas fisik secara teratur
11.   Hindari minuman yang beralkohol
12. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan
13.   Bacalah label pada makanan yang dikemas

*Pesan Gizi Seimbang Versi 2009 - 2013

1.  Syukuri dan nikmati anekaragam makanan
2.  Makan anekaragam sayuran dan buah
3. Biasakan mengkonsumsi aneka lauk pauk berprotein tinggi
4. Biasakan mengkonsumsi aneka ragam makanan pokok
5.  Kurangi konsumsi pangan manis, asin dan berlemak
6.   Biasakan sarapan
7.   Minum air putih yang cukup dan aman
8. Biasakan membaca label pada kemasan makanan
9.  Biasakan cuci tangan sebelum makan dengan air mengalir
10. Lakukan aktivitas fisik yang cukup dan pertahankan berat badan normal




*10 Pesan Gizi Seimbang Versi 2014 - Seterusnya



Pedoman Gizi seimbang memiliki nama dan penerapan yang berbeda – beda di tiap negara. Di Luar negeri pedoman makan memiliki nama dan bentuk yang berbeda – beda. Di Amerika Serikat dan beberapa negara lain misalnya, pedoman makanan untuk gizi seimbang diberikan nama “Food Pyramid” atau Piramida Makanan. Di beberapa negara lain memilik nama yang berbeda, serta disesuaikan konsepnya dengan budaya dan pola makan setempat agar dapat lebih menarik dan diterima masyarakat di negara tersebut. Di Thailand misalnya menggunakan “Bendera”, di Cina menggunakan “Pagoda”, dan Di Indonesia sendiri akhirnya di pilihlah bentuk tumpeng sebagai bentuk Pedoman Gizi Seimbang yang kemudian dinamakan Tumpeng Gizi Seimbang.


Tumpeng Gizi seimbang dapat dikatakan sebagai pedoman makan yang lebih lengkap, detail dan jelas, serta lebih relevan dibandingkan 4 sehat 5 sempurna. Seperti namanya Tumpeng Gizi seimbang akan memberikan rekomendasi asupan makanan yang baik dan bervariasi yang harus dikonsumi masyaratkat Indonesia agar dapat memenuhi kebutuhan gizi dan energi di setiap kesehariannya.  Tumpeng Gizi Seimbang (TGS) dibuat berdasarkan 4 prinsip dalam pedoman gizi seimbang yaitu 1) Konsumsi Beraneka ragam makanan secara cukup dan sesuai kebutuhan, 2) Kebersihan dan memperhatikan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat), 3) Melakukan Aktivitas fisik secara cukup dan rutin setiap hari, dan 4) Pemantauan Berat Badan Ideal


Tumpeng Gizi seimbang terdiri atas beberapa potongan/bagian tumpeng yaitu 1 (satu) potongan besar, 2 (dua) potongan sedang, 2 (dua) potongan kecil dan 1 (satu) potongan terkecil. Setiap potongan mewakili jenis - jenis makanan atau bahan makanan yang paling banyak dikonsumsi hingga mana yang harus lebih sedikit dikonsumsi setiap hari. Untuk lebih jelasnya anda dapat melihat gambar Tumpeng Gizi Seimbang (TGS) yang ada dibawah ini.


Sumber : Zonamama.com

Silahkan download buku Pedoman Gizi Seimbang : Klik Disini

            

-          Kenyataan di Lapangan


Kenyataannya tumpeng gizi seimbang masihlah belum dikenal oleh masyarakat Indonesia, pengalaman saya sendiri ketika bertanya ke masyarakat baik masyarakat dari kelompok usia muda hingga dewasa, masih terdapat banyak orang yang lebih mengenal 4 sehat 5 sempurna dibandingkan dengan gizi seimbang atau tumpeng gizi seimbang. Di sekolah – sekolah yang pernah saya kunjungi juga, gambar pedoman yang dipasang di kantin – kanting sekolah adalah gambar 4 sehat 5 sempurna, bukan Tumpeng Gizi Seimbang (TGS)


Menurut saya, pemerintah masih belum maksimal (atau bahkan sama sekali tidak terlihat) dalam mempromosikan pedoman gizi seimbang dan tumpeng gizi seimbang ke masyarakat Indonesia. Masih belum banyak media – media yang menayangkan tentang promosi tumpeng gizi seimbang ke masyarkat oleh karena itu masyarakat masihlah lebih mengenal 4 sehat 5 sempurna dibandingkan tumpeng gizi seimbang.


Saya masih belum melihat iklan promosi tentang tumpeng gizi seimbang di media – media massa nasional, dan tentunya ini adalah salah satu hal yang membuat  Tumpeng Gizi Seimbang belum di kenal dan belum bisa menggantikan 4 sehat 5 sempurna. Hal yang lain mungkin karena lebih mudah mengingat 4 sehat 5 sempurna karena nama pedoman tersebut sudah seperti slogan dibandingkan gizi seimbang dan tumpeng gizi seimbang yang tidak terlihat seperti slogan. Tumpeng Gizi Seimbang dapat dikatakan lebih kompleks dibandingkan dengan 4 sehat 5 sempurna karena lebih detail dan jelas oleh karena itu akan lebih susah diingat dibandingkan dengan



Bagaimana ? Apakah sampai sekarang di benak anda masih terngiang 4 sehat 5 sempurna ? mulailah beralih ke Tumpeng Gizi Seimbang yang memberikan keterangan dan penjelasan yang lebih lengkap dan jelas dibandingkan 4 sehat 5 sempurna. Ayo cukupi kebutuhan gizimu dengan mengasup makanan sesuai Tumpeng Gizi Seimbang setiap harinya.



Jangan lupa subscribe dan like fans page kami untuk mendapatkan informasi dan artikel – artikel terbaru hanya di Dee Nutrition’s Blog. Jika ada yang ingin ditanyakan, silahkan bertanya di kolom komentar yang telah disediakan dibawah. Sekian Dan Terimakasih.
Share:

0 Comments:

Posting Komentar

Change Language