Alasan saya Masuk ke Jurusan S1 Ilmu Gizi Universitas Diponegoro ~ Dee Nutrition's Blog | Deenutritions.com

Jumat, 20 Oktober 2017

Alasan saya Masuk ke Jurusan S1 Ilmu Gizi Universitas Diponegoro


Jurusan S1 Ilmu Gizi, pernah mendengar tentang Ilmu Gizi ? apakah ilmu gizi hanya mempelajari tentang makanan saja ? ataukah ada yang lain yang dipelajari pada jurusan ini ? Apakah jurusan ini sangat penting dibanding dengan jurusan kesehatan lain ? Kenapa saya memilih jurusan yang satu ini ?  dan apa saja yang saya dapatkan dari jurusan Ilmu Gizi ? semuanya terangkum dalam artikel kali ini. So Let’s Start
Jika anda telah membaca artikel saya sebelumnya tentang alasan mengapa saya menyukai Kimia, maka anda akan mengetahui bahwa kesukaan saya terhadap kimia merupakan salah satu alasan kenapa saya memilih jurusan S1 Ilmu Gizi UNDIP. ya, Kimia merupakan salah satu alasan kenapa saya memilih Ilmu Gizi, terdapat Kimia Makanan dan kimia organic yang harus dipelajari ketika saya masuk ke jurusan Ilmu Gizi, dan karena saya menyukai Kimia, oleh karena itu saya memilih jurusan ini.
Alasan utama lainnya kenapa saya memilih jurusan ini adalah karena penyakit saya. Saya merupakan keturunan seorang hipertensi, ayah saya meninggal karena hipertensi dan stroke. Kedua penyakit tersebut merupakan penyakit yang harusnya bisa dikontrol jika pola hidup dan pola makan kita baik dan benar. Saya memutuskan untuk mengambil jurusan ilmu gizi karena saya ingin mengetahui lebih jauh lagi tentang penyakit saya dan bagaimana mencegah dan mengontrol penyakit saya sehingga saya dapat hidup lebih lama dan mencegah kematian saya di kemudian hari(seems a bit hyperbolic). Pola hidup dan pola makan mempunyai kaitan yang sangat penting pada kejadian hipertensi dan stroke pada seseorang. 

Alasan lain kenapa saya memilih jurusan ini karena keluarga saya, maksud saya adalah keluarga saya dan keluarga besar saya hanya memiliki sedikti sekali yang masuk ke dunia kesehatan atau kerja di dunia kesehatan, oleh karena itu saya memutuskan untuk mengambil jurusan ini. Lalu juga, karena saya merupakan orang yang tidak akan belajar jika saya tidak dipaksa, dan saya harus memaksa diri saya untuk belajar tentang Ilmu Gizi dan kesehatan karena saya sudah masuk ke jurusan ini.

"Universitas Diponegoro merupakan salah satu univeristas terbaik di Indonesia"


Saya memilih Universitas Diponegoro adalah karena UNDIP merupakan salah satu 5 besar (atau 6 besar) universitas terbaik di Indonesia. Saya sangat ingin masuk ke salah satu universitas terbaik yang ada di Indonesia dan tujuan saya adalah berjuang keras untuk dapat meraih apa yang saya inginkan. Saya memlih UNDIP dan semarang karena di Semarang terdapat kerabat atau saudara saya sehingga ketika ada suatu masalah atau bantuan saya bisa menghubungi dan meminta bantuan mereka

Saya sedikit bersyukur karena saya masuk ke jurusan Ilmu Gizi, karena banyak hal tentang pengetahuan makanan, penyakit dan kesehatan yang saya dapat dan pelajari. Bahkan saya bisa mengatakan jika saya memilih jurusan lain maka sekarang saya sudah terkena stroke atau hipertensi tinggi di usia muda. Saya akhrinya tahu tentang cara mengatur pola hidup dan pola makan saya untuk dapat menjadi lebih baik dari sebelumnya

Jika anda berpikiran bahwa di Ilmu Gizi saya hanya diajarkan tentang makanan saja, maka anda salah besar. Banyak yang dipelajari ketika saya berada di jurusan Ilmu Gizi. Jika anda belum tahu tentang definisi Ilmu Gizi sendiri, maka akan saya beritahu. Ilmu Gizi merupakan ilmu yang mempelajari tentang segala sesuatu yang berhubungan antara asupan makanan dan kesehatan seseorang. Jadi selain kita mempelajari tentang makanan, di jurusan ini juga kita akan mempelajari tentang anatomi, fisiologis tubuh, metabolism dan biokimia tubuh, sedikit histologi, lalu patofisiologi berbagai macam penyakit serta interaksi antara obat dan makanan. Bisa dikatakan Jurusan Ilmu Gizi itu jurusan yang didalamnya kita mempelajari tentang teknologi pangan, serta klinis dan medis.

Apa yang membedakan seorang profesi Dietitian (profesi ilmu gizi) dibandingkan profesi tenaga kesehatan lain seperti Dokter dan Perawat ? Jika dokter dan perawat berhubungan dan memeriksa langsung  serta keadaan pasien, maka Dietitian memiliki tugas bagaimana membuat sebuah makanan yang dibuat khusus untuk pasien sehingga pasien dapat menerima makanannya dan dapat membantu proses penyembuhannya. Jika dokter dan perawat berhubungan langsung dengan obat untuk mengobati pasiennya, maka Dietitian atau Ahli Gizi mempunyai tugas memulihkan dan menjaga status gizi dari pasien tersebut sehingga pasien tersebut dapat lebih cepat untuk bisa sembuh. Apakah pekerjaan kami tidak penting dibandingkan pekerjaan dokter atau perawat ? jawabannya tentu saja tidak, anda tidak akan bisa sembuh dengan cepat (atau bahkan dapat mengalami masalah status gizi) jika kalian tidak diberikan makanan yang sesuai dan mencukupi kebutuhan harian anda sebagai pasien ketika anda sakit. bayangkan jika makanan diberikan sesukanya, maka dapat dipastikan presentase kesembuhan akan menurun drastic tanpa adanya pengaturan makanan untuk pasien – pasien yang ada. Semua tenaga kesehatan memiliki peranan penting masing – masing dan saling membutuhkan satu sama lain, tidak ada yang dominan dan minor semuanya memiliki peranan pentingnya sendiri – sendiri dalam proses penyembuhan pasien di rumah sakit.
So that’s it, jika ada yang ingin kalian tanyakan, silahkan isi di boks komentar yang ada dibawah. Jangan lupa subscribe melalui email dan like fans page Dee Nutrition’s Blog untuk mendapatkan informasi – informasi terbaru dari blog ini. Sekian dan terimakasih



Author of Dee Nutrition’s Blog

Destio D. Fahrizki
Share:

0 Comments:

Posting Komentar

Change Language