Permasalahan Obesitas Pada Remaja ~ Dee Nutrition's Blog | Deenutritions.com

Sabtu, 23 September 2017

Permasalahan Obesitas Pada Remaja



Obesitas merupakan salah satu masalah kesehatan yang menjadi perhatian dunia dimana prevalensinya terus mengalami peningkatan1. Diestimasikan terdapat 1.9 juta orang dewasa yang mengalami overweight dan sekitar 600 ribu diantaranya terkena obesitas di seluruh dunia2. Di Indonesia sendiri, berdasarkan RISKESDAS 2013, terdapat 13,5 % penduduk dewasa yang terkena overweight dan 15.4 % terkena obesitas3. Penelitian terkait obesitas sudah banyak dilakukan dan salah satu fokusnya adalah tentang pencegahan obesitas melalui pola makan dan gaya hidup sejak masa anak – anak dan remaja.

Obesitas pada remaja merupakan masalah kesehatan serius yang penting dan perlu diperhatikan1. Remaja yang mengalami obesitas 80% diantaranya dikemudian hari akan menjadi dewasa obesitas karena kelebihan berat badan ketika masa remaja biasanya akan terbawa hingga dewasa4,5. Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak – anak menjadi dewasa dimana mereka berusaha mencari jati dirinya dan berusaha lebih mandiri dari orang tua dan bertanggung jawab terhadap perilakunya, seperti perilaku makan dan aktivitas fisik serta olahraga. Hal ini mengakibatkan adanya perubahan dan penetapan pola makan pada seorang remaja dan akan terbawa hingga ia dewasa5,6. Beberapa tahun terakhir terdapat peningkatan prevalensi overweight dan obesitas pada masa anak – anak dan remaja yang dikaitkan dengan adanya pola makan yang salah, penurunan aktivitas fisik dan olahraga serta adanya konsumsi makanan tinggi kalori7. Konsumsi makanan yang salah dan berlebihan, ditambah pola hidup sedenter dan aktivitas fisik yang rendah mengakibatkan terjadinya ketidakseimbangan energi dan dapat menyebabkan adanya penimbunan lemak serta terjadinya obesitas. Perlunya adanya perubahan pola makan dan aktivias fisik sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya obesitas pada remaja dan dewasa obesitas dikemudian hari7.

Pengetahuan gizi sangat dibutuhkan untuk seseorang dan merupakan faktor penting dalam mengubah perilaku dan mendapatkan pola hidup sehat8. Pengetahuan gizi memberikan ilmu tentang pemilihan dan konsumsi bahan makanan yang baik untuk menjaga dan atau memperbaiki status gizi seseorang. Status gizi yang baik dan optimal akan terjadi jika pengonsumsian makanan baik dan mencukupi kebutuhan gizi seseorang per harinya dan tidak berlebihan. Kurangnya pengetahuan dapat menyebabkan ketidaktahuan tentang konsumsi makanan, jeleknya kualitas pola makan dan dapat memberikan gangguan pada status gizi seseorang9. Intervensi pengetahuan dan perubahan sikap dan perilaku terkait gizi dan aktivitas fisik diperlukan sebagai strategi untuk menurunkan kejadian obesitas dan mencegah terjadinya kelebihan berat badan di masa mendatang.

           

Daftar Pustaka :

1.        WHO Technical Report. Obesity : Preventing and Managing The Global Epidemic. Geneva; 2000.
2.        World Health Organization. Obesity Global Report [Internet]. 2014 [cited 2016 Nov 23]. Available from: http://who.int/nutrition/topics/obesity/en/
3.        Kementerian Kesehatan RI. Riset Kesehatan Dasar Tahun 2013. Jakarta; 2013.
4.        Alberga AS, Sigal RJ, Goldfield GS, Prud’homme D, Kenny GP. Overweight and obese teenagers : Why is adolescence a critical period ? International Journal of Environmental Research and Public Health. 2015;12.
5.        Hochberg Z. Development plasticity in Child Growth and Maturation. Front Endrocrinal. 2011;2.
6.        Choi E-S, Shin N-R, Jung E-I, Park H-R, Lee H-M, Song K-H. A study on nutrition knowledge and dietary behavior of elementary school children in Seoul. Nutrition research and practice. 2008;2(4):308–16.
7.        Al-Hazzaa HM, Abahussain NA, Al-Sobayel HI, Qahwaji DM, Musaiger AO. Lifestyle factors associated with overweight and obesity among Saudi adolescents. BMC public health. 2012;12(1):354.
8.        Rustad C, Smith C. Nutrition Knowledge and Associated Behavior Changes in a Holistic , Short-term Nutrition Education Intervention with Low-income Women. Journal of Nutrition Education and Behavior. 2013;45(6):490–8.
9.        Esi Emilia. Pengetahuan, Sikap dan Praktek Gizi Pada Remaja Dan Implikasinya Pada Sosialisasi Perilaku Hidup Sehat. Media Pendidikan, Gizi dan Kuliner. 2009;1(1).


Share:

0 Comments:

Posting Komentar

Change Language